Presiden Mahasiswa Undiksha Pimpin Konsolidasi Bali Utara, Kritik Keras Kebijakan Sampah yang Tak Kunjung Tuntas
10 April 2026Presiden Mahasiswa Undiksha Hadiri Serap Aspirasi Pemuda Buleleng Bersama Aliansi BEM se-Bali Dewata Dwipa Wilayah Bali Utara, Kritik Ketua DPRD Soal Pengelolaan Sampah Buleleng

Presiden Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), I Wayan Reka Ningcaya Bawa, menghadiri kegiatan serap aspirasi pemuda Buleleng yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut, Reka hadir bersama para Presiden Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Bali Dewata Dwipa Wilayah Bali Utara.

Dalam forum tersebut, I Wayan Reka Ningcaya Bawa mempertanyakan secara langsung sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Buleleng kepada Ketua DPRD Buleleng. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Buleleng menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng telah memiliki sistem pengelolaan sampah yang berbeda dibandingkan daerah lain.
Namun demikian, Reka menyoroti bahwa hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi maupun penjelasan terbuka kepada publik terkait sistem pengelolaan sampah yang dimaksud. Menurutnya, klaim tersebut perlu disertai dengan penjelasan yang jelas agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Dalam kapasitasnya sebagai Koordinator Wilayah Aliansi BEM se-Bali Dewata Dwipa Wilayah Bali Utara, Reka menegaskan bahwa kritik dan pertanyaan tersebut disampaikan sebagai representasi kegelisahan pemuda dan mahasiswa Bali Utara terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Buleleng.
Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Melalui forum serap aspirasi ini, Reka berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Buleleng dapat memberikan kejelasan sikap serta tindak lanjut konkret agar pengelolaan sampah di Buleleng tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan dalam kebijakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.




